Wednesday, February 24, 2021

SEBUAH KEINGINAN

 

Kini, burung surga ini sudah mati

Terkapar dingin, tanpa nyawa

Hanya nama yang tersisa

Dan hanya jasad tanpa nyawa

 

Kawannya melihat

Bertanya, mengapa ia mati?

Angin pun menjawab...

Sudah takdirnya dia harus mati

Kawannya pun kembali bertanya

Kenapa?

Angin itupun kembali menjawab,

Ia hanya salah satu dari sebagian besar makhluk yang mencari kenikmatan dan kebahagiaan di muka bumi ini. Tuhan mengizinkannya hidup dengan syarat, bila ia sudah menemukan kenikmatan dan kebahagiaan itu, pijakkan lagi peraduannya dan tinggalkan itu di tempatnya hilang.

 

Angin itu pun hilang perlahan

Kawan itu ditinggalnya sendiri

Ia menitikkan air mata tepat di samping jasad tanpa nyawa itu

Kawan, kau mungkin sudah menceritakan kenikmatan dan kebahagiaan itu pada-Nya. Kurasa, kau orang yang beruntung yang mampu menemukan nikmat dan bahagia itu.

Semoga aku bisa menyusulmu...

No comments:

Post a Comment

Catatan Hari Ketiga? Sepertinya Catatan Ketiga

 Selamat siang, Asmi.  Bagaimana kabarmu hari ini? Sudah membaik? atau masih sama seperti kemarin? Hai, senang ada yang bertanya. Sejujurnya...