Betapa indahnya hari ini
Memandang
wajahnya dengan penuh perasaan yang mendalam
Di dalam kalbuku
Tampan…
Manis…
Dan kurasa dia
itu malaikat
Malaikat yang memang
sengaja dikirim-Nya kepada diriku
Untuk diriku yang
sedang dirundung pilu
Dua belas tahun
sudah ia selalu ada di sekitarku
Setiap saat..
aku ingin sekali
menatapnya dalam waktu yang lama
ingin sekali
mengobrol banyak dengannya
ingin sekali bersenda
gurau dengannya
Dan yang waktu
yang kuharapkan tiba,
Mata kita bertemu..
Ia menyapa dan
bertanya
Tapi, malu aku
harus bicara apa..
Aku tak bisa
berkata dihadapannya
Rasa ini penuh
kebimbangan
Perasaanku
semakin kacau
Aku kalang kabut
dengan perasaanku sendiri
aku hanya bisa
mematung
perlahan aku
bicara..
bicara yang tak
sesuai harapanku
Saat itu,
Bibirnya
tersenyum simpul kepadaku
Aku terkejut dan
diam tak berkutik
Hanya memandangnya
Aku tak bisa
memperhatikan senyumannya lebih lama
Aku hanya bisa
melirik
Tak ada
keberanian dalam jiwaku untuk memandangnya
Tapi..
Tapi aku tahu dia
memandangku
Dia
memperhatikanku
Dia melakukan
banyak hal yang bisa membuatku dekat dengannya
Mungkinkah aku
harus berterima kasih?
Tuhan..
Beribu pertanyaan
dalam benakku
Apakah dia tahu
kalau aku mencintainya?
Apakah dia tahu
sudah sekian lama aku mencintainya?
Apakah dia
membalas perasaanku kepadanya?
Atau kita memang
berjodoh?
Apakah ini semua
hanya kemustahilan?
Tolong jawab
pertanyaanku ini Tuhan…
Hanya Kau yang
tahu…
19 Mei
2012
23 : 15
No comments:
Post a Comment