Wednesday, February 24, 2021

ILHAMKU…

 


 Enam tahun sudah aku mencintai dirinya

Tanpa mengaharapkan dia datang lalu menerima hatiku

Tanpa mengharapkan dia akan mengasihaniku

Tanpa mengharapkan dia ada padaku

 

Hanya…

Aku hanya senang dan sangat berterima kasih padanya

Saat dia tersenyum kepadaku

Itu cukup..

Sangat cukup..

Melebihi dari cukup untuk ukuranku..

 

Tapi, kini semua akan hilang begitu saja

Dia tidak akan ada lagi dihadapanku

Tersenyum kepadaku

Lagi…

Semuanya akan menjauh

Tak akan ada lagi kata “heh Oetari”

Tak akan ada lagi yang datang menghampiriku

Tak akan ada lagi curhatan kecil darinya

Tak akan ada lagi gurauan kecil darinya

Tak akan ada lagi mimik wajahnya yang membuatku tahu isi hatinya

Tak akan ada lagi…

Tak akan ada lagi…

 

Kecuali, Allah memberikan kepadaku untuk bertemu dengannya lagi

Memberiku jalan untuk mengungkapkan seluruhnya

Atau Allah memberikan dia untukku sebagai hadiah…

 

Sungguh aku tidak menyesal sedikit pun mencintaimu

Aku tidak mengharapkan apapun

Aku tak memiliki modus sedikitpun

Bahkan aku sendiri tak tahu apa yang harus kucintai darimu

Apa yang membuatku mencintaimu

Demi Allah aku tidak tahu

Aku tulus, ridha, lillahita’ala

 

Awalnya aku menganggap ini hanya kisah kasih remaja

Namun, lama kelamaan aku paham

Ini bukanlah kasih remaja

Aku tulus dan ridha

 

Detik, menit, jam, hari, bahkan tahun

Satu factor yang membuatku semangat

Ya, itu kamu ILHAM

Tapi, kamu tidak menyadari itu

Atau bahkan kamu sudah menyadari

Jujur..

Melihatmu perhatian dan dekat dengan wanita lain

Itu membuatku tak mampu bernafas panjang

Tak mampu membuatku menjadi diriku kembali

 

Aku hanya berangan-angan

Seandainya aku yang berada di posisi itu…

Mungkin aku akan menjagamu agar kau tak tersakiti

Aku akan tetap menggenggam tanganmu

 

Tapi itu semua hanya mimpi yang bisa membuat diri ini gila sejadi-jadinya

ILHAM …

ILHAM …

ILHAM …

ILHAM …

ILHAM …

ILHAM …

ILHAM.

 

Terima kasih membuat kehidupan remajaku begitu berwarna

Terima kasih kau ada di sini memberiku semangat

Terima kasih

Terima kasih

 

Kalau kita bertemu lagi, akan kuutarakan perasaan ini kepadamu..

Sepenuhnya.


21 Juni 2013

0:55


Zaman bucin waktu SMA hahahaha. Sudah saatnya tertawakan cinta dalam sejarah remaja dan harusnya puisi ini sudah waktunya dikoreksi. Sudah 11 tahun mencintai ILHAM dan 4 tahun ini berhasil menghapus ILHAM dari kebucinan Asma Oetari.  

No comments:

Post a Comment

Catatan Hari Ketiga? Sepertinya Catatan Ketiga

 Selamat siang, Asmi.  Bagaimana kabarmu hari ini? Sudah membaik? atau masih sama seperti kemarin? Hai, senang ada yang bertanya. Sejujurnya...