Dunia ini terlalu berisik untuk mencari ketenangan
Dunia ini terlalu
menakutkan untuk mencari kedamaian
Dunia ini terlalu
fana untuk berharap adanya realitas
Dunia ini terlalu
sombong untuk sebuah keluruhan
Dunia ini berisik...
Berisik oleh orang –
orang yang terlalu banyak mulut
Membual hal yang
begitu kosong
Berteriak – teriak
tanpa jiwa
Telinga ini pun
sudah melampaui kapasitasnya untuk mendengar
Daun telinga ini pun
semakin memerah
Tak bisa menghindari
bualan
Kalau mulut
berteriak, tandanya aku ikut membual
Dunia ini terlalu
menakutkan...
Iblis pun tak sudi
untuk mengedipkan matanya di Dunia
Kurasa Iblis hanya
akan tertawa
Melihat betapa
bodohnya penghuni Dunia
Mengapa banyak
sekali menyerukan perdamaian
Tapi banyak pula
perlakuan mereka yang tak damai
Kurasa mereka luput
satu hal
Berdamai dengan diri
mereka sendiri
Dunia ini terlalu
fana...
Begitu banyak janji
Begitu banyak
kebusukan
Begitu banyak topeng
pertunjukan yang disajikan
Ini bukan panggung,
Bung
Janji yang kau
ucapkan juga bukan naskah drama
Dunia ini pun sudah
semakin tua untuk kau jadikan setting
Terlalu rapuh dan kolot
Dunia ini terlalu
sombong...
Bukan! Bukan dunia!
Kau yang sombong
Kau yang tak bisa
luruh
Kau terlalu serakah
Menginginkan semuanya
dengan menyakiti sekitar
Kau terlalu naif
Karena tak mau
mengakui salahmu
Pantas saja kalau
langit terus menangis
Pantas saja kalau
bumi terus menggigil
Pantas saja kalau
mentari terus membelai dengan cahayanya
Pantas saja kalau
rembulan juga terlihat pucat
Jangan kau terus
menerus menggonggong
Cukup kau maafkan
dirimu
Cukup kau berdamai
dengan dirimu
Maka kau akan
berdamai dengan yang lainnya
23 Maret 2017
No comments:
Post a Comment