Thursday, February 25, 2021

Pendam saja...

Bagi sebagian orang, bukan hal aneh untuk menyukai seseorang. Sebelumnya aku berpikir bahwa menyukai seseorang ada sebuah karunia yang indah yang diberikan Tuhan. Tapi itu semua berubah dua bulan belakangan ini. Aku menyukai seseorang. Tidak dipungkiri beberapa tahun ke belakang aku juga menyukai beberapa orang. Tapi hanya sebatas kesenangan pribadi saja. Toh mereka tahu pun tidak ada gunanya. Malahan mereka akan merasa jijik dan risih. Begitu pun sekarang.

Berbeda dengan kasus ini. Aku menyukai dan dia seperti memberikan umpan balik. Hingga akhirnya perasaan ini akan kukubur dalam dalam karena sudah tidak layak. Benar apa yang kupikirkan. Tidak ada laki laki yang mau dengan seorang Oetari. Umpan balik yang dia berikan, hanya sekedar main main. Aku hanya sebagai cemoohan.

Semua kata kata terburuk sudah dibayangkan.
Kamu gak ngaca? Kamu gendut, hitam, bodoh, kaya pun nggak, nggak punya apa apa, jeleknya keterlaluan. Mau dapetin laki laki? Mohon ngaca dulu.

Bahkan kalaupun jadi, orang lain akan berpandangan
Mau maunya ya dia sama cewek itu.

Tidak hanya orang yang tidak aku kenal yang mencemooh. Bahkan yang kenal pun mencemoohku. Semua lebih baik dipendam saja.

No comments:

Post a Comment

Catatan Hari Ketiga? Sepertinya Catatan Ketiga

 Selamat siang, Asmi.  Bagaimana kabarmu hari ini? Sudah membaik? atau masih sama seperti kemarin? Hai, senang ada yang bertanya. Sejujurnya...